Mawar dan Rumput Liar
"Hai, Mawar selamat pagi? Ceria sekali kamu hari ini?” sapa merpati yang hinggap di salah satu batang daun pohon jambu dekat bunga Mawar. “Kau rupanya Merpati, tentu saja aku sangat ceria, apa kau tak lihat semakin lama aku semakin mekar dan cantik,” jawab Mawar. “Ya kau memang cantik mawar, pantas saja semua orang sangat menyukai kecantikanmu,” puji Merpati lagi. Mawar selalu merasa bahwa dirinya adalah bunga paling sempurna dari bunga yang pernah ada. “Benar Mawar kau sangat cantik,” puji Rumput yang tumbuh tak seberapa jauh dari mawar. “Tentu saja aku memang cantik, orang-orang menyukaiku dan sangat peduli padaku, mereka selalu merawatku dan menjadikanku hiasan di halaman mereka, sedangkan kau,” sindir Mawar pada rumput. Rumput sedih mendengar ucapan Mawar, tapi tak bisa ia pungkiri bahwa apa yang telah dikatakan Mawar memang benar, ia hanyalah rumput liar yang bahkan hanya mampu mengotori halaman. “Ah kalau begitu aku pergi dulu ya, aku ingin mencari makanan,” kata merpati b...